Loading...

Pengelolaan Air Asam Tambang

24 - 26 Oktober 2017, Neo Malioboro Hotel, Yogyakarta

DESCRIPTION

Dalam proses penambangan terdapat proses penyingkiran batuan penutup (overburden), ketika bijih ditambang dan batuan penutup yang mengandung sulfida terpapar terhadap alam terbuka, maka air, oksigen dan bakteri yang berada di alam bereaksi hingga berpotensi menimbulkan larutan asam belerang. Air asam tersebut dapat melarutkan logam yang terkandung di dalam batuan penutup dan menimbulkan dampak lingkungan yang buruk terhadap saluran air apabila tidak dikelola dengan baik. Proses tersebut dikenal dengan nama air asam tambang (AAT).

Air Asam Tambang atau disebut juga Acid Mine Drainage (AMD), yang disebut juga Acid Rock Drainage (ARD) terjadi sebagai akibat proses fisika dan kimia yang cukup kompleks yang melibatkan beberapa faktor dalam kegiatan pertambangan. Air ini terjadi akibat pengaruh oksidasi alamiah mineral sulfida (mineral belerang) yang terkandung dalam bantuan yang terpapar selama penambangan. Perlu diketahui, air asam sebenarnya tidak saja terbentuk akibat kegiatan penambangan saja. Bahkan, setiap kegiatan yang berpotensi menyebabkan terbuka dan teroksidasinya mineral sulfida, akan menyebabkan terbentuknya air asam. Beberapa kegiatan seperti pertanian, pembuatan jalan dan drainase, dan pengolahan tanah lainnya pada areal yang mengandung mineral belerang, tentu akan menghasilkan air asam. Karakteristik pun sama dengan air asam tambang. Mengingat bahaya dari AAT ini terhadap lingkungan, maka perlu dilakukan upaya pencegahan dan penanganan AAT secara terpadu. Salah satunya melalui kegiatan pelatihan yang sangat penting untuk diikuti perusahaan pertambangan dan kontraktor di bidang pertambangan.

 

TUJUAN

  • Mengetahui bioteknologi terbaru dan efiesien dalam pengelolaan air asam tambang dan logam berat
  • Mengetahui perkembangan terbaru dalam memprediksi air asam tambang
  • Mengetahui teknik, desain dan operasional fasilitas dalam penerapan teknologi, bioremediasi dan phytoremediasi pada area dan aliran yang terkontaminasi logam berat dan air asam tambang

 

OUTLINE

  1. Terbentuknya air asam tambang dalam aktivitas pertambangan
  2. Bioteknologi terbaru dan efisien dalam pengelolaan AAT dan logam berat
  3. Perkembangan terbaru dalam memprediksi AAT
  4. Alternatif pengelolaan limbah dan pencegahan dari AAT
  5. Desain dan Operasional fasilitas dalam penerapan Bioremediasi dan Phytoremediasi pada area yang teraliri logam lerat
  6. Bioteknologi dalam mendetoxifikasi limbah yang terkontaminasi Mercury

 

TRAINING METHOD

Presentation

Discussion

Case Study

Evaluation

 

FACILITY

Training Kit

Handout

Certificate

Lunch + 2x Coffee Break

Souvenir

Pick Up Participants (Yogyakarta Only)

 

Form Pre-Registrasi

Data Materi Training

Topik Training : Pengelolaan Air Asam Tambang
Link
*Jumlah Peserta Estimasi Jumlah Peserta yang di ajukan
*Nama Peserta Yang Didaftarkan

Personal Data

*Nama
*Jabatan Jabatan/Divisi/Departement
*Nama Perusahaan
*Alamat Perusahaan
*Email Perusahaan
*Email Alternatif eg: gmail, yahoo, hotmail
*Telepon Kantor
Ekstensi
*Handphone
* Harus di isi

Newsletter

Get our products/news earlier than others, let’s get in touch.